ERD, Normalisasi, dan Cara menggunakan MS Access
ERD (Entity Relationship Diagram)
Pengertian ERD
ERD adalah bentuk paling awal dalam melakukan perancangan basis data relational (Sukamoto dan Shalahuddin, 2018). ERD merupakan model yang berisi komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang merepresentasikan seluruh fakta "dunia nyata" yang ditinjau.
Komponen-Komponen ERD
- Entitas, yaitu sebuah kumpulan object atau sesuatu yang dapat dibedakan atau dapat diidentifikasikan secara unik.
- Relationship, yaitu salah satu komponen ERD yang memiliki hubungan antara satu entitas dengan entitas yang lain
- Atribut, yaitu kumpulan elemen data yang membentuk suatu entitas
- Entity set dibagi menjadi dua, yaitu :
- Strong Entity set, yaitu entity set yang satu atau lebih atributnya digunakan oleh entity set lain sebagai key. digambarkan dengan empat persegi panjang.
- Weak Entity set, yaitu entity set yang bergantung pada Strong Entity set. Digambarkan dengan empat persegi panjang yang bertumpuk.
- Jenis-Jenis Atribut :
- Atribut Composit, yaitu suatu atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil yang mempunyai arti tertentu. misalnya adalah atribut nama pegawai yang terdiri dari nama depan, nama tengah, nama belakang
- Atribut Derivatif, yaitu suatu atribut yang dihasilkan dari atribut yang lain. Misalnya, atribut umur yang bergantung pada keberadaan atribut tanggal lahir
- Atribut Key, yaitu atribut yang digunakan untuk menentukan suatu entity secara unik
- Atribut Simple, atribut yang bernilai tunggal
- Atribut Multivalue (bernilai banyak), yaitu atribut yang memiliki sekelompok nilai untuk setiap instan entity
pada gambar di atas yang menjadi atribut key adalah NIP. Sedangkan Tanggal Lahir dan Nama adalah atribut simple dan Gelar merupkan contoh dari atribut Multivalue(bernilai banyak).
Tahapan Pembuatan ERD (Entity Relationship Diagram)
- Identifikasi dan tetapkan seluruh himpunan entitas yang akan terlibat
- Tentukan atribut key dari masing-masing himpunan entitas
- Identifikasi dan tetapkan seluruh himpunan relasi antar himpunan entitas yang ada beserta foreign key-nya
- Tentukan derajat/kardinalitas relasi untuk setiap himpunan relasi
- Lengkapi himpunan entitas dan himpunan relasi dengan atribut bukan kunci.
Normalisasi
Pengertian Normalisasi
Nomalisasi merupakan salah satu cara pendekatan atau teknik yang digunakan dalam membangun desain logic database relation dengan menerapkan sejumlah aturan dan kriteria standard. Tujuan dari normalisasi adalah untuk menghasilkan struktur tabel yang normal. Teknik normalisasi dilakukan agar desain logic tabel-tabel berada dalam bentuk yang normal yang dapat didefinisikan dengan menggunakan ketergantungan fungsi.
Bentuk Normalisasi
Bentuk Normal merupakan suatu aturan yang dikenakan pada relasi-relasi atau tabel-tabel dalam database dan harus dipenuhi oleh relasi atau tabel tersebut pada level-level normalisasi. Beberapa bentuk normalisasi diantaranya adalah bentuk tidak normal (unnormalize), bentuk normal pertama (1NF), bentuk normal kedua (2NF), bentuk normal ketiga (3NF), dan seterusnya.
- Bentuk Tidak Normal (Unnormalize) merupakan kumpulan data yang direkam tidak ada keharusan dengan mengikuti suati formati tertentu. pada bentuk ini terdapat repeating group, sehingga pada kondisi ini data menjadi permasalahan dalam melakukan manipulasi data (insert, update, dan delete) atau anomali
- Normal Pertama (1NF), bentuk ini memiliki ciri yaitu setiap data dibentuk file daftar atau rata, data dibentuk dalam satu record demi satu record dan nilai-nilai dari field-field berupa nilai yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Setiap kolom hanya mengandung satu nilai saja.
- Normal Kedua (2NF), tahap normal pertama akan menghasilkan bentuk normal kedua. Normalisasi kedua (2NF) memenuhi relasi kedua jika dan hanya jika relasi tersebut memenuhi normal pertama dan setiap atribut yang bukan kunci (non key) bergantung secara fungsional terhadap kunci utama (Primary Key)
- Normal Ketiga (3NF), suatu relasi memenuhi normal ketiga (3NF) jika dan hanya jika relasi terebut memenuhi bentuk normal kedua dan setiap atribut bukan kunci (non key) tidak mempunyai transitive functional dependency kepada primary key.
Dependency (Konsep Ketergantungan)
ketergantungan merupakan konsep yang mendasari normalisasi. Dependency menjalankan hubungan antara atribut atau secara lebih khusus menjelaskan nilai suatu atribut yang menentukan nilai atribut lainnya.
Cara Menggunakan MS Access
Ms Access atau Microsoft Access merupakan suatu aplikasi basis data komputer yang digunakan untuk merancang, mengolah, dan membuat berbagai jenis data dengan kapasitas yang besar. Berikut cara menggunakan MS Access :
- Buka aplikasi MS Access
- Klik Blank database dan beri nama pada basis data yang ingin dibuat. Masukkan nama basis data pada kotak "File Name" lalu pilih "Create" untuk membuat berkas basis data yang baru.
- Pada menu Create, anda bisa membuat tabel baru
- Untuk menambahkan tabel yang baru klik menu "Create" lalu klik "Table design". Ulangi langkah sebelumnya untuk mengisi field-field pada tabel yang ingin dibuat.
- Selesai.

Komentar
Posting Komentar